Kehilangan sosok ayah dan bunda sejak usia dini membuat banyak anak yatim piatu tumbuh tanpa kehangatan keluarga yang utuh. Mereka menjalani hari-hari dengan keterbatasan, bukan hanya secara emosional, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan. Menyadari kondisi tersebut, Qalamul Umran Indonesia (QUI) salah satu Lembaga Amil Zakat (LAZ) menyalurkan bantuan berupa peralatan sekolah kepada yatim piatu di wilayah Kabupaten Lebak 13 Desember 2025
Bantuan yang disalurkan meliputi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, Peci, Sandal, perlengkapan pendukung belajar serta uang tunai. Program ini bertujuan membantu anak yatim agar tetap memiliki semangat belajar meski harus tumbuh tanpa pelukan ayah dan bunda.
Pembina QUI Lukman Hakim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak yatim piatu yang kerap luput dari perhatian.
“Bagi mereka, kehilangan orang tua bukan hanya soal kehilangan figur, tetapi juga kehilangan perlindungan dan dukungan. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kepedulian dan harapan agar mereka tetap merasa diperhatikan,” ujarnya.
Salah satu Keluarga dari Penerima penyaluran dari Qalamul Umran Indonesia tampak antusias dan bahagia saat menerima peralatan sekolah tersebut serta uang tunai untuk keluarganya yang tidak mampu. Alhamdulillah katampi semoga Gilang (ponakan) bisa melunasi seragam olahraganya, dari sekian banyak murid ada dua orang yang belum punya seragam olahraga karena belum ada uang untuk membayarnya.
Subhan dari QUI menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan materi semata, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak yatim piatu. Ke depan, QUI berencana melaksanakan program pendampingan pendidikan dan pembinaan serta pemberdayaan, kami berharap anak yatim piatu juga harus mendapatkan yang setara dengan anak murid lainnya.
Melalui program Tumbuh Tanpa Pelukan Ayah dan Bunda, QUI berharap masyarakat semakin tergerak untuk bersama-sama peduli dan mengambil peran dalam memastikan anak-anak yatim piatu tetap mendapatkan hak mereka atas pendidikan dan masa depan yang setara.

