Tiga hari terakhir ini wilayah Banten diguyut hujan terus menerus, hujan deras menyebabkan genangan air dan beberapa titik menjadi banjir. Meski hujan turun sejak pagi, semangat berbagi tidak surut. Lembaga Amil Zakat Qalamul Umran Indonesia (LAZ QUI) tetap melaksanakan penyaluran donasi kepada anak-anak yatim sebagai bentuk komitmen dalam menyampaikan amanah dari para Dermawan.
Dengan penuh keikhlasan, tim LAZ QUI menyusuri lokasi penyaluran di tengah rintik hujan. Setiap langkah yang ditempuh menjadi bukti bahwa cuaca bukanlah penghalang untuk menebar kebaikan dan menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari open donasi dari para dermawan yang telah mempercayakan sebagian rezekinya melalui LAZ QUI. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan kebutuhan anak-anak yatim serta memberikan dukungan moral agar mereka tetap semangat menjalani kehidupan dan menatap masa depan.
Perwakilan LAZ QUI Yadi Supyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan empati sosial. “Hujan menjadi saksi bahwa amanah harus tetap disampaikan. Semoga apa yang kami salurkan membawa keberkahan bagi para donatur dan manfaat bagi anak-anak yatim,” ujarnya. Adapaun yang kita salurkan berupa Tas Sekolah, Buku Tulis, Pinsil, Penghapus, Peci untuk ibadah serta uang tunai, total anak yatim berjumlah 3 orang.
Mereka sangat antusias dan bahagia menerima bantuan tersebut. Senyum mereka seolah menghangatkan suasana, mengalahkan dinginnya hujan yang turun.
Bunda anak yatim menyampaikan Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZ QUI dan para dermawan. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala berlipat dan keberkahan rezeki.”
Yadi Supyadi Menambahkan melalui kegiatan ini, LAZ QUI berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan mereka yang membutuhkan. Di tengah rintik hujan, kasih sayang dan kepedulian tetap mengalir, menguatkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
