Pulau Merak, 28 Juli 2025_Dalam rangka memperingati hari kelautan Nasional Qalamul Umran Indonesia bersama dengan Forum Pelestari Terumbu Karang Provinsi Banten melakukan Budidaya terumbu karang di laut Selat Sunda. Merak terletak di Provinsi Banten, bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Secara geografis, wilayah ini berada di sekitar 6° Lintang Selatan.
Budidaya terumbu karang adalah upaya untuk menumbuhkan dan memulihkan terumbu karang secara buatan, baik untuk tujuan konservasi, pendidikan, penelitian, maupun pariwisata. Mengingat kerusakan terumbu karang akibat perubahan iklim, penangkapan ikan yang merusak, dan polusi laut, budidaya terumbu karang menjadi salah satu solusi penting dalam pelestarian ekosistem laut.
Budidaya terumbu karang di sekitaran Pulau Merak Besar dilakukan secara serentak yang dihadiri oleh Direktur Harsha Citra Indonesia Dinas Kelautan Provinsi Banten, Camat Kecamatan Merak, Polsek,Koramil, Kelurahan serta stakeholders laiinya.
Terumbu karang dapat berfungsi sebagai lini pertahanan pertama dari terjangan ombak, badai, dan peningkatan permukaan laut, “ujar Pak Nurwanta ketua forum pelestari terumbu karang Banten”
Oleh karena itu terumbu karang harus dijaga serta dirawat kelestariannya, terumbu karang sekitaran pulau merak sudah jarang ditemukan padahal manfaatnya banyak sekali untuk kelestarian laut.
“Terumbu karang adalah rumah bagi ribuan spesies laut. Melalui budidaya ini, kami ingin mengembalikan fungsi ekologisnya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut,” ujar Subhan Ketua Qalamul Umran Indonesia.
Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai edukasi lingkungan kepada nelayan, pelajar, dan wisatawan mengenai pentingnya pelestarian terumbu karang. Kedepan kegiatan ini akan dikembangkan menjadi bagian dari ekowisata berkelanjutan, yang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut. Tambah Subhan.
Pak Anda dari Dinas Keluatan Provinsi Banten menyampaikan “Kegiatan budidaya terumbu karang ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi Banten untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Jangan sampai terumbu karang dirusak atau diambil oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

