Pada hari jum’at 27 Juni 2025 bertepatan dengan 1 Muharram 1447 Hijriah atau tahun baru Islam, Qalamul Umran Indonesi Bersama LAZISMU Kota Serang memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H. Qalamul Umran Indonesia mengadakan kegiatan berbagi nasi kotak kepada kaum dhuafa, anak fank, anak jalanan, tukang sapu, pemulung, tukang becak dan masyarakat kurang mampu di sekitar.
Momentum tahun baru Islam 1447 Hijriah adalah momentum yang baik untuk bersedekah, diantara ragam kegiatannya Qalamul Umran Indonesia memberikan paket nasi kota kepada yang membutuhkan, secara spesifik tujuan memperingati tahun baru Islam :
- Memperingati Tahun Baru Islam dengan Makna dan Aksi Nyata
Menjadikan momentum 1 Muharram 1447 H sebagai waktu refleksi dan amalan kebaikan, bukan hanya seremonial. - Menumbuhkan Kepedulian Sosial di Kalangan Umat Islam
Melatih jiwa empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang kurang mampu di sekitar kita. - Mengamalkan Nilai-Nilai Hijrah dalam Kehidupan Sehari-Hari
Mengajak masyarakat untuk berhijrah dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial. - Menghidupkan Sunnah Berbagi Makanan sebagai Bentuk Sedekah Sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam, memberi makan adalah amalan ringan namun berpahala besar.
- Membangun Semangat Tahun Baru yang Produktif dan Bermakna
Mengawali tahun baru Hijriyah dengan amal baik sebagai bentuk rasa syukur dan harapan akan keberkahan tahun yang akan datang.
Diantara keutamaan bersedekah pada momentum tahun baru hijriah 1447 :
Menghapus dosa sesuai hadits “Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi). Membersihkan Hati dan Jiwa “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”(QS. At-Taubah: 103).
Subhan Sebagai Ketua Qalamul Umran Indonesia mengucapkan Terima kasih untuk semua tangan-tangan dermawan yang telah membersamai kami dalam kegiatan Jumat Berkah hari ini. Kebaikan kalian adalah cahaya harapan bagi banyak orang. Semoga Allah membalasnya dengan keberkahan tanpa henti.
Karena sejatinya, keberkahan hidup bukan hanya dari apa yang kita miliki, tapi dari seberapa besar yang kita bagikan untuk orang lain.